A. LATAR
BELAKANG
Dalam menghadapi era perdagangan
bebas kini, perusahaan harus mengembangkan strategi pemasarannya agar tetap
bertahan ditengah-tengah gelombang persaingan untuk memasuki pasar yang cukup
tinggi. Dan satu yang perlu diingat dalam persaingan pasar oleh perusahaan
adalah konsumen, perlu disadari bahwa perubahan gaya hidup saat ini menyebabkan
konsumen juga mempunyai cara sendiri dalam memenuhi kebutuhan konsumen.
Tentu setiap perusahaan dalam memasarkan
produknya tentu menerapkan berbagai strategi pemasaran. Kegiatan pemasaran pada
intinya memfokuskan diri pada produk, penerapan harga, kebijakan distribusi dan
cara promosi, dan lainnya yang menyangkut tentang suatu strategi dalam
memesarkan produknya. Strategi tentu harus mampu memberikan konstribusi
terhadap pencapaian tujuan perusahaan yaitu penigkatan penjualan.
Begitu juga dengan yang dialami oleh
perusahaan PT. Kereta Api Indonesia (Persero), yang mana persaingan yang cukup
ketat ini menuntut perusahaan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) berfikir
lebih tajam mengenai strategi pemasaran. Dengan ini menuntut perusahaan selalu
berinovasi terhadap productnya.
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan perusahaan transportasi jasa yang
langsung memberikan pelayanan transportasi darat, yaitu kereta api yang
membantu memperlancar aktivitas. Dimana, kereta api menjadi salah satu alat
transportasi yang paling banyak konsumennya. Terutama dapat dilihat di
kota-kota besar, tentu banyak konsumen yang menggunakan jasa transportasi
kereta api dalam melakukan perjalanannya.
Dimana, kapasitas angkut penumpang
yang disediakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Jawa
dan Sumatera
adalah sebanyak 106.638 tempat duduk per hari dengan rasio kelas eksekutif
(15%), bisnis (27%), dan ekonomi (59%). Bila tempat duduk dikaitkan dengan
jarak tempuh, maka total kapasitas melambung menjadi sebanyak 41.528.450 tempat
duduk per kilometer
per hari dengan rasio kelas eksekutif
(17%), kelas bisnis
(25%), dan kelas ekonomi
(58%).
Dilihat dari rasio kapasitas penumpang. Untuk itu, pada perusahaan yang
bergerak dibidang transportasi banyak tantangan yang harus dihadapi, yaitu
bagaimana langkah-langkah strategi pemasaran yang tepat. Oleh sebab itu
perusahaan harus berupaya bagaimana penyampaian jasa melalui produk (tiket)
dapat mempermudah dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Salah satu upayanya adalah
mengkombinasikan empat variabel pemasaran yaitu produk, harga, promosi, dan
distribusi.
B. RUMUSAN
MASALAH
Apa
pengetian pemasaran dan strategi pemasaran itu serta Bagaimana strategi
pemasaran PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dalam menghadapi persaingan?
C. TUJUAN
PENULISAN
Adapun tujuan penulisan dari
makalah ini adalah;
1. Untuk
mengetahui strategi pemasaran yang digunakan oleh PT. KAI (Persero) dalam
menghadapi persaingan.
2. Untuk
melengkapi tugas sebelum MID semester.
D. PEMBAHASAN
a. Pengertian
pemasaran
Seperti yang kita ketahui didalam
melakukan kegiatan pertukaran atau perdagangan tentunya memerlukan konsep
pemasaran. Pemasaran termasuk salah satu aktivitas yang dapat membantu perusahaan
dalam mencapai tujuan perusahaannya. Tujuan aktivitas pemasaran adalah untuk
meningkatkan penjualan yang dapat menghasilkan laba dengan cara memuaskan
kebutuhan dan keinginan konsumen. Perusahaan tentunya akan berusaha untuk
memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumennya guna mendaptkan laba dari proses
pertukaran tersebut.
Pemasaran tidak sekedar menyampaikan
produk dari perusahaan kepada konsumen, tapi lebih dari itu. Proses pemasaran
mencakup segmentasi pasar, menentukan target konsumen yang berpotensi
menggunakan produk perusahaan, memilih dan menetapkan posisi pada pasar
sasaran. Pada saat ini umumnya perusahaan yang dapat bertahn di pasar yang
semakin kuat prsaingannya, karena memiliki satu kesamaan yaitu focus kepada
konsumen (Customer Oriented) dan sangat
berkomitmen pada pemasaran.
Definisi pemasaran menurut Kotler yang
diterjemahkan oleh Hendra Teguh, dkk (200,p.9) adalah : “ Suatu proses social dan manajerial dimana individu atau kelompok dapat
memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan,
menawarkan, dan menukarkan produk dan jasa yang bernilai dengan pihak lain.”
Dari pengertian di atas maka dapat
disimpulkan bahwa pemasaran lebih berurusan dengan pelanggannya yang
selanjutnya akan berdampak pada penciptaan loyalitas terhadapa produknya.
Memahami, menciptakan, mengkomunikasikan dan memberikan nilai serta kepuasan
kepada konsumen adalah inti dari pemikiran dan praktek pemasaran. Strategi
pemasaran yang tepat tentu saja akan memberikan kekuatan kepada perusahaan
untuk bersaing dengan perusahaan lainnya, sehingga dapat memberikan keuntungan
kepada perusahaan tersebut dan untuk membantu perusahaan tersebut bertahan di
pasar yang semakin ketat persaingannya.
b. Pengertian
Strategi Pemasaran
Pengertian Bauran Pemasaran menurut Kotler
(1991:68) mengemukakan bahwa “ Marketing Mix is the set of marketing
tools that firm uses to pursue its marketing objectives in the target
market"
Artinya, Bauran Pemasaran
adalah suatu bagian dari alat pemasaran dimana digunakan pada suatu badan usaha
untuk mengejar tingkat penjualan yang diinginkan dalam pasar sasaran dan dapat
memuaskan keinginan dari konsumen. Empat alat tersebut adalah : produk, harga,
saluran distribusi, dan promosi.
c. Strategi Pemasaran PT. Kereta Api Indonesia (Persero)
a. Product
Strategi Produk yang dilakukan
PT. Kereta
Api Indonesia (Persero):
-
Basic Comfort
Kereta, dalam hal basic comfront yang maksud ialah Pemenuhan
standar kenyamanan bagi penumpang. Sehingga penumpang diberikan fasilitas
–fasilitas agar tetap nyaman selama melakukan perjalanan dengan menggunakan
kereta api. Misalnya
di berikan fasilitas AC , hiburan, kipas angin, kebersihan dll.
-
Pemenuhan SF Gapeka (SF Baku), yang dimaksud dengan pemenuhan SF
Gapeka yaitu pihak kereta api menjamin sistem pemasaran tiket H – 30.
Sehingga penumpang semuanyadapat memesan di H-30 keberangkatan agar mendapat
tempat duduk dan fasilitas yang diberikan oleh PT. KAI Indonesia, sehingga
kenyamanan dalam melakukan perjalanan tetap terjaga.
-
Memperpanjang atau menambah
perjalanan KA, yang
dimaksudkan yaitu PT. KAI akan menambah gerbong kereta api agar semua penumpang
dapat terangkut dalam perjalanan sehingga mampu mengantisipasi hari ramai
(liburan sekolah, lebaran, natal, tahun baru) yang mana penumpang yang antusias
naik kereta api sangat banyak.
-
Relokasi Rangkaian, yang dimaksudkan dalam relokasi
rangkaian ini adalah pengalihan rangkaian kereta ke daerah yang mempunyai
pasar lebih besar atau menjalankan KA baru didaerah baru yang lebih potensial
-
Peningkatan kepedulian front liner, dalam hal ini yang disortkan lebih
pada meningkatkan pelayanan terhadap penumpang / pelanggan baik
selama di stasiun maupun
dalam perjalanan KA (aspek keramahan, daya
tanggap, dll.)
-
Pengecatan kereta, yaitu merubah image pelayanan
dan standarisasi warna kereta yang selama ini tidak sama untuk beberapa kelas
KA. Selain untuk pembeda antar jenis kereta eksekutif, bisnis, ekonomi, dengan
melakukan pengecetan kereta ini diharapkan memberikan variasi baru sehingga
dapat menarik penumpang untuk tetap menggunakan layanan transportasi ini.
b. Place
Kini untuk saluran distribusi yang digunakan oleh
PT. Kereta
Api Indonesia adalah Saluran distribusi langsung (direct-marketing
channel) yaitu dengan cara:
-
Ticketing On-Line
Memperluas jaringan pemasaran di stasiun lain yang belum
on-line, sehingga mempermudah konsumen mendapatkan tiket di stasiun – stasiun
tersebut. Dengan adanya system ticketing On-Line yang akan diberlakukan diharapkan
mampu mengatur penumpang dalam memesan tiket agar disesuaikan dengan kereta api
yang akan di gunakan, agar tidak terjadi penabrakan jadwal. Karena, kini
pemesanan tiket dapat pula di lakukan H-30.
-
Keagenan On-Line
Memperluas jaringan pemasaran tiket di luar lokasi stasiun
sehingga lebih menjangkau ke daerah yang jauh dan tersebar dari lokasi stasiun
(mendekatkan diri dengan konsumen).
-
Penjadwalan kereta
Yang dimaksud dengan penjadwalan
kereta api ini adalah tentang penjadwalan keberangkatan dan pemberhentian
kereta api, dimana untum mengantisipasi jam yang terlambat, maka dengan adanya
kombinasi tiket on-line diharapkan mampu mengurangi keterlambatan datang kereta
api, seperti dibawah ini adalah grafik keterlambatan kereta api yang harus di
kurangi;

c. Price
Strategi harga yang dilakukan PT. Kereta Api Indonesia:
-
Penerapan TBA / TBB, tarif
differential dan tariff partial
Mempertajam
penetapan TBA / TBB disesuaikan dengan waktu liburan / ramai, serta kemungkinan
penerapan tarif paruh perjalanan bagi pelanggan yang potensial menggunakan
kereta api jarak jauh untuk perjalanan menengah atau pendek. Namun, untuk
pelaksanaan kali ini, ada perubahan yang dilakukan oleh mentri BUMN, bahwa
harga tiket untuk jarak pendek maupun jarak jauh ialah disamaratakan.
-
Discount Tarif
Discount
tarif ini diadakan untuk menjaring frequent riders dan penumpang rombongan.
Selain itu, discount tarif ini juga diberlakukan untuk penumpang yang lansia,
dimana untuk pemumpang lansia di potong 50% dengan menyerahkan syarat
ketentuan.
d. Promotion
Strategi
promosi yang dilakukan PT. Kereta Api Indonesia:
-
Penyebaran
Leaflet jadwal KA & Promosi melalui media cetak
Memberikan informasi secara lebih luas mengenai jadwal
perjalanan Kereta Api maupun tarip pada masyarakat.
-
Informasi melalui website
Memperluas
promosi melalui fasilitas internet yang dapat diakses secara lebih luas oleh
masyarakat meliputi ketersediaan tiket, tariff dan jadwal perjalanan Kereta
Api. Melalui alamat sebagai berikut;
Surat kabar: Kontak Kereta Api
Majalah :
REL
-
Marketing Public Relation
Memperluas
jaringan informasi tentang angkutan KA dengan melibatkan peran humas pusat dan
daerah untuk berhubungan dengan media cetak / elektronik.
-
Publisitas (Publicity)
Macam kegiatan publicity pada PT. KAI ini adalah;
Dengan
mengadakan Road Show Kereta Api Indonesia
Dalam rangka upaya meningkatkan citra
positif Kereta Api Indonesia dan rasa cinta Kereta Api, Direktur Personalia dan
umum PT KAI meminta ketersediaan para pecinta kereta api untuk membantu
penyelenggaran kegiatan roadshow kereta api yang biasanya diadakan dalam bentuk
pameran di 6 stasiun di pulau Jawa. Serta adanya relawan dalam kereta api, juga
sebagai salah satu wujud pencitraan kereta api dalam mewujudkan dan menciptakan
kenyamanan untuk para penumpangnya. Sehingga dengan adanya kegiatan roadshow
ini diharapkan banyak amsyarakat yang turut berpartisipasi dalam mengupayakan
penyelamatan dan penertiban penumpang kereta api, yang mana masih banyak kita
temukan masih adanya penumpang yang “bandel” saat menaiki kereta api, agar
upaya dan tatatertib peng-kereta apian ini mampu direalisasikan sehingga kereta
api Indonesia juga mampu bersaing dan penumpangnya menjadi tertib dalam berkendara.
-
Penjualan Langsung (Personal
Selling)
Dalam
hal ini, PT KAI ingin membuka penjualan tiket kereta api secara langsung dan
online dimana dalam pemesanan tiket kereta ini dapat dilayani muai H-30 sebelum
pemberangkatan. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi kenaikan penumpang agar
penumpang dapat diberikan fasilitas yang nyaman dalam melakukan perjalanannya.
Selain itu juga untuk mengantisipasi adanya “Calo” yang mana tidak dipungkiri
masih ada disekitar stasiun yang kerap ditemui.
-
Proses Masuk Stasiun
Dapat
dilihat untuk tahun ini tentunya, proses masuk ke stasiun sebelum keberangkatan
kerta api, oleh Mentri BUMN semua disamaratakan dengan proses di bandara. Yang
mana proses masuk ini hanya boleh masuk untuk penumpang yang memiliki karcis/
tiket saja, untuk pengantar dilarang ikut masuk, selain itu penumpang juga wajib
memberikan bukti tiket dan tanda pengenal kepada petugas sebelum memasuki
stasiun.
E. KESIMPULAN
Dari
penulisan makalah ini dapat disimpulkan bahwa
Strategi pemasaran PT. Kereta Api Indonesia (Persero) meliputi sebagai
berikut; Produk, Harga, Promosi dan distribusi, yang mana tiap strategi
meliputi sebagai berikut;
- Produk
•
Basic Comfort Kereta
•
Pemenuhan SF Gapeka (SF Baku)
•
Memperpanjang atau menambah perjalanan KA
•
Relokasi Rangkaian
•
Peningkatan kepedulian front liner
•
Pengecatan keret
- Harga
•
Penerapan TBA / TBB, tarif differential dan tariff partial
•
Discount Tarif
- Promosi
•
Penyebaran Leaflet jadwal KA & Promosi melalui media cetak
•
Informasi melalui website
•
Marketing Public Relation
•
Publicitas
•
Penjualan Tiket Langsung
•
Proses masuk
-
Place
•
Ticketing On-Line
•
Keagenan On-Line
•
Penjadwalan kereta api




0 komentar:
Posting Komentar